Jumat, 28 September 2012

Takkan terbang tinggi

Assalamualaikum everyone..
Smoga smua dalam keadaan sehat walafiat..

Siang ini saya mendapat pelajaran berharga.. Saya memang cewek pecicilan yang kadar pelupa and cerobohnya udah kebangetan..
Makan siang ditempat baru dengan rasa baru.. Menu saya hari itu ayam bumbu rujak yg alhamdulillah bikin kenyangg.. Sblm kembali ke kantor saya juga membeli es monster longan natadecoco yg super yummy..

Tapi nasib berkata lain, sepulang dari mall nagoya.. Bongkarbongkar tas.. Ternyataaaaaaaa.. Dompet berisi 3 Hp dengan merk, fungsi, dan provider berbeda lenyaaappp.. Tak ada tanda2 dompet ungu ituuu berada... YA ALLAH...

Langsung coba ditelp dgn telp kantor pun gak ada terdengar ringtonenya...

Jantung mulai berdetak cepat..... Dug dug dug dug dug..,

Tanpa pikir panjang langsung cabut dari kantor..
Pake sendal jepitt ini yg gak tahannnn..,
Slama perjalanan pikiran udah mellayanglayang...

"kalo memang bukan rizki hamba, hamba ikhlas..."

Sampai ditujuan.. Selain jlanan macet, antrian untuk karcis parkiran jugaaa udah kayak ekor ular...

Jantung makin kencang... Dug dug dug dug duuuuuuugggg..

Meja di cafe yg kami tempati tidak yg menempati..saya coba masuk dan bertanya ke kasir.. Kasir juga kaget dengan kejadian kehilangan tsbt.. Semua pengunjung dan pegawai cafe juga kaget..

Pemilik cafe pun mencoba menenangkan hingga sluruh pegawainya dintrogasi satu per satu..

Jantung saya mulai copot murnya satusatu.,

Salah satu pegawai menyarankan untuk menghub hp tsbt.. Yg satu mati, yg satu hidup tpi g diangkat, yg satu saya lupa nomernya...

Saya menyerah dan mencoba menghampiri stand es monster di nagoya food street...

Hasilnya samaaa.. Gak ditemukan juga....

Jantung saya udah copot..jlebb jleeebb

Saya ke cafe itu lagi dengan wajah sayu dan nyaris menangis..

Koko pemilik kafe lalu meminjamkan ponselnya lg dan entah mengapa saya baru ingat kalo blum izin dengan atasan..
Saya hub salah seorang teman kantor..saat saya terisak mengatalsn izin krna kehilangan.. Teman saya malah tertawa terpingkalpingkal...
Ternyata dompet saya di kantor dan teman saya yang telah menyelamatkan dompet krna sifat saya yg pecicilan..,

Sontak jantung saya nail lagi,, murmur nya pun trpasang lagi dan jantung saya berdetak kembali...

Ini bukan hari ulang tahun saya apalagi april mop.. Ini kejadian yang tak disangka dan saya memetik banyak pelajaran disini...

Sesuatu yang memang untuk kita, jangan risau akan itu.. Allah itu menyayangi umatNya, Allah mempersiapkan sesuatu yang terbaik untuk umatNya...

Hanya tunggu waktu yang tepat Allah akan berikan itu.. Sesuatu yang belum tentu umatNya inginkan tetapi sesuatu yang baik bagi Allah untuk umatNya..

Biasakan curhat kepada Allah SWT disetiap doa, insyallah doa tersebut akan dijabah Allah SWT..

Good night ..
Gimme ur smile, its sunnah..

XOXO

Sabtu, 15 September 2012

Kenali tulang rusukmu...!!!

Kenali Tulang Rusukmu...
Seorang bijak dalam blognya berkata..
" Wanita selalu mengembalikan yang lebih untuk pria. "

Jika kamu memberinya rumah, maka ia akan memberimu kehangatan dalam rumahmu.

Jika kamu memberinya beras, ia akan mengembalikan nasi untukmu.

Jika kamu memberinya CINTA, ia akan memberimu pengabdian seumur hidupnya.

Tapi jika kau memberinya hinaan, ia akan memberimu doa dalam airmata kepedihannya, dan itu berarti siapkan dirimu untuk berjuta KEMALANGAN !"

Jika kemarin kamu berdoa dan yakin bahwa dialah tulang rusukmu, maka terimalah dia bukan sebagai wanita yang sempurna, melainkan sebagai wanita yang terbaik dari Allah.

bukanlah dia yang tidak pernah berbuat salah, tapi dia yang selalu berkata maaf untuk setiap kesalahannya dan ia yang punya sejuta maaf untuk kesalahanmu.

Ia yang menerima masa lalu mu dan yang siap merancangkan masa depannya bersamamu.

Ia yang selalu cemas dan hilang akal ketika kamu tak memberinya kabar.

Jika dulu sifat manjanya membuatmu tertawa lucu, cemburunya berarti sayang, airmatanya bisa menyayat hatimu, tapi sekarang semuanya itu jadi alasan kamu melepaskannya, maka merenunglah sejenak !

" Mengapa wanita tercipta dari tulang rusuk pria..bukan dari tulang kepala karena wanita bukan untuk memimpin pria, bukan dari tulang kaki karena wanita bukan alas kaki pria. Wanita tercipta dari tulang rusuk pria karena dekat dengan hati, agar wanita menjadi pendamping, penjaga hati.
Dekat dngn hati untuk dsayangi
karena wanita akan terlelap dalam dekapan pria. karena wanita tahu dari sana dia berasal.

Kamis, 23 Agustus 2012

Aurat Terakhir

Jangan ditanya isi otak gw hari ini..isinya full of JILBAB...
Kenapa bisaaaa???

Ada beberapa faktor yang membuat keinginan gw untuk berjilbab menggebu2..

1. Hidayah
Ini faktor penting dalam proses ini.. Karna tanpa hidayah, niat tak akan kuat malah cendrung rapuh.. Hidayah ini kata orang sih panggilan tuhan.. Tapi menurut gw hidayah itu isi hati..
Hati yang tak ingin dijauhi oleh Tuhan yang menciptakan dirinya..
Dulu saya pernah berpikir hatinya dulu yg dijilbabkan baru deh pake jilbab... Ato tunggu nikah dlu baru pake jilbab... Setelah isi ulang otak.. Akhirnya gw sadar dengan pembenaran alasan gw biar g pake jilbab..
Islam memandang wanita makhluk yang agung, yang terlindung, dengan jilbab dan kerudung..

2. Orang tua
Keluargaku bukan keluarga yg paham agama.. Kami semua dalam proses belajar...
Orang tuaku super sekali.. Beliau berdua slalu mensupport keinginanku.. Mulai dari belajar hidup mandiri dirantau.. Bekerja pada bidang yang kusenangi.. Menuntut ilmu.. Hingga kini menutup aurat..
Niatku satu "menyelamatkan Papa, Mama, dan keluarga besarku dari Fitnah"
Insyallah Allah mengulurkan tanganNya dalam proses pemantapan diri ini..

3. Bnu
Sosok ini inspirasiku dalam menjalani hidup.. Dia adalah calon ladang tempatku mencangkul pahala..
Insyallah ia akan halal bagiku dan mampu menjadi Imam didunia..
Tanpa dia mungkin hati ini juga tak seyakin saat ini.. Kadang pemikirannya tak bisa ku tebak..
Tapi Alhamdulillah Dia masih yang terbaik dimataku.. Semoga Allah punya rencana baik untuk kami berdua..

Minggu, 29 Juli 2012

Happy or grumpy

Sahuurr sahuur sahurr sahurr...pagi ini menu sahur saya sedikit aneh.. Disaat semua orang makan nasi dan teh panas agar perut tdk lapar disiang hari,, saya malah memilih menu garlic bread + energen panas.. Semogaa perut tidak menjerit..,
Pagi ini teman dari pulau sebrang mengirim cerita yang sa rasa bermanfaat bagi diri saya.. Karna itu saya berbagi dengan teman2 agar kita sama2 merubah mindset yg slama ini dikira benar... Selamat membaca :)

Suatu hari saya naik sebuah taxi menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar, ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami, Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.

Pengemudi mobil hitam tsb mengeluarkan kepalanya & memaki maki ke arah kami.
Supir taxi hanya tersenyum & melambai pada orang tersebut. Saya sangat heran dgn sikapnya yang bersahabat.
Saya bertanya, "Mengapa anda melakukannya ? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit?"

Saat itulah saya belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian sebut "Hukum Truk Sampah".

Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi, kemarahan, kekecewaan.
Seiring dengan semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tempat untuk membuangnya & seringkali mereka membuangnya kepada anda.

Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, lalu lanjutkan hidup.
Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui di tempat kerja, di rumah atau dalam perjalanan.

Intinya, orang yang sukses adalah orang yang tidak membiarkan "truk sampah" mengambil alih hari-hari mereka dengan merusak suasana hati.

Hidup itu 10% mengenai apa yang kau buat dengannya dan 90% tentang bagaimana kamu menyikapinya ...

You choose to be Happy or Grumpy !!

Hidup ini jangan diisi dengan penyesalan, maka kasihilah orang yang memperlakukan anda dengan benar, berdoalah bagi yang memperlakukan anda tidak benar

Hidup bukan mengenai menunggu badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar menari dalam hujan.
Jangan pernah menghakimi orang lain,
Biarlah kita menjadi pribadi bijak & mencoba belajar mengerti orang lain..

Sabtu, 28 Juli 2012

Gendong Aku Sampai Ajalku Tiba

Ini cerita gw dapetin dari seorang teman..seorang wanita.. Seorang istri.. Seorang ibu..
Cerita ini gw share buat para wanita dan pria yang suka mempermainkan dan menghianati pasangannya...
Karma itu ada... jadi jangan pernah berpikir, berniat, berbuat kesalahan ini karna sudah banyak yang mengakui bahwa menghianati pasangan bukan hal yang menyenangkan namun sumber dari masalah......
Slamat membaca teman2..


Suatu malam ketika aku kembali ke rumah, istriku menghidangkan makan malam untukku. Sambil memegang tangannya aku berkata, "Saya ingin mengatakan sesuatu kepadamu." Istriku lalu duduk di samping sambil menemaniku menikmati makan malam dengan tenang. Tiba-tiba aku tidak tahu harus memulai percakapan dari mana. Kata-kata rasanya berat keluar dari mulutku.

Aku ingin sebuah perceraian di antara kami, karena itu aku beranikan diriku. Nampaknya dia tidak terganggu sama sekali dengan pembicaraanku, dia malah balik bertanya kepadaku dengan tenang, "Mengapa?" Aku menolak menjawabnya, ini membuatnya sungguh marah kepadaku. Malam itu kami tidak saling bertegur sapa. Dia terus menangis dan menangis. Aku tahu bahwa dia ingin tahu alasan di balik keinginanku untuk bercerai.

Dengan sebuah rasa bersalah yang dalam, aku membuat sebuah pernyataan persetujuan untuk bercerai dan dia dapat memiliki rumah kami, mobil, dan 30% dari keuntungan perusahaan kami. Dia sungguh marah dan merobek kertas itu. Wanita yang telah menghabiskan 10 tahun hidupnya bersamaku itu telah menjadi orang yang asing di hatiku. Aku minta maaf kepadanya karena dia telah membuang waktunya 10 tahun bersamaku, untuk semua usaha dan energi yang diberikan kepadaku, tapi aku tidak dapat menarik kembali apa yang telah kukatakan kepada Jane, wanita simpananku, bahwa aku sungguh mencintainya. Istriku menangis lagi. Bagiku tangisannya sekarang tidak berarti apa-apa lagi. Keinginanku untuk bercerai telah bulat.

Hari berikutnya, ketika aku kembali ke rumah sedikit larut, kutemukan dia sedang menulis sesuatu di atas meja di ruang tidur kami. Aku tidak makan malam tapi langsung pergi tidur karena ngantuk yang tak tertahankan akibat rasa capai sesudah seharian bertemu dengan Jane. Ketika terbangun, kulihat dia masih duduk di samping meja itu sambil melanjutkan tulisannya. Aku tidak menghiraukannya dan kembali meneruskan tidurku.

Pagi harinya, dia menyerahkan syarat-syarat perceraian yang telah ditulisnya sejak semalam kepadaku. Dia tidak menginginkan sesuatupun dariku, tetapi hanya membutuhkan waktu sebulan sebelum perceraian. Dia memintaku dalam sebulan itu, kami berdua harus berjuang untuk hidup normal layaknya suami istri. Alasannya sangat sederhana. Putra kami akan menjalani ujian dalam bulan itu sehingga dia tidak ingin mengganggunya dengan rencana perceraian kami. Selain itu, dia juga meminta agar aku harus menggendongnya sambil mengenang kembali saat pesta pernikahan kami. Dia memintaku untuk menggendongnya selama sebulan itu dari kamar tidur sampai muka depan pintu setiap pagi.

Aku pikir dia sudah gila. Akan tetapi, biarlah kucoba untuk membuat hari-hari terakhir kami menjadi indah demi perceraian yang kuinginkan, aku pun menyetujui syarat-syarat yang dia berikan. Aku menceritakan kepada Jane tentang hal itu. Jane tertawa terbahak-bahak mendengarnya. "Terserah saja apa yang menjadi tuntutannya tapi yang pasti dia akan menghadapi perceraian yang telah kita rencanakan," kata Jane.

Ada rasa kaku saat menggendongnya untuk pertama kali, karena kami memang tak pernah lagi melakukan hubungan suami istri belakangan ini. Putra kami melihatnya dan bertepuk tangan di belakang kami. "Wow, papa sedang menggendong mama." Sambil memelukku dengan erat, istriku berkata, "Jangan beritahukan perceraian ini kepada putra kita." Aku menurunkannya di depan pintu. Dia lalu pergi ke depan rumah untuk menunggu bus yang akan membawanya ke tempat kerjanya, sedangkan aku mengendarai mobil sendirian ke kantorku.

Pada hari kedua, kami berdua melakukannya dengan lebih mudah. Dia merapat melekat erat di dadaku. Aku dapat mencium dan merasakan keharuman tubuhnya. Aku menyadari bahwa aku tidak memperhatikan wanita ini dengan seksama untuk waktu yang agak lama. Aku menyadari bahwa dia tidak muda seperti dulu lagi, ada bintik-bintik kecil di wajahnya, rambutnya pun sudah mulai beruban. Namun entah kenapa, hal itu membuatku mengingat bagaimana pernikahan kami dulu.

Pada hari keempat, ketika aku menggendongnya, aku mulai merasakan kedekatan. Inilah wanita yang telah memberi dan mengorbankan 10 tahun kehidupannya untukku. Pada hari keenam dan ketujuh, aku mulai menyadari bahwa kedekatan kami sebagai suami istri mulai tumbuh kembali di hatiku. Aku tentu tidak mengatakan perasaan ini kepada Jane.

Suatu hari, aku memperhatikan dia sedang memilih pakaian yang hendak dia kenakan. Dia mencoba beberapa darinya tapi tidak menemukan satu pun yang cocok untuknya. Dia sedikit mengeluh, "Semua pakaianku terasa terlalu besar untuk tubuhku sekarang." Aku mulai menyadari bahwa dia semakin kurus dan itulah sebabnya kenapa aku dapat dengan mudah menggendongnya. Aku menyadari bahwa dia telah memendam banyak luka dan kepahitan hidup di hatinya. Aku lalu mengulurkan tanganku dan menyentuh kepalanya.

Tiba-tiba putra kami muncul dan berkata," Papa, sekarang saatnya untuk menggendong dan membawa mama." Bagi putraku, melihatku menggendong dan membawa mamanya menjadi peristiwa yang penting dalam hidupnya. Istriku mendekati putra kami dan memeluk erat tubuhnya penuh keharuan. Aku memalingkan wajahku dari peristiwa yang bisa mempengaruhi dan mengubah keputusanku untuk bercerai.

Aku lalu mengangkatnya dengan kedua tanganku, berjalan dari kamar tidur kami, melalui ruang santai sampai ke pintu depan. Tangannya melingkar erat di leherku dengan lembut dan sangat romantis layaknya suami istri yang harmonis. Aku pun memeluk erat tubuhnya, seperti momen hari pernikahan kami 10 tahun yang lalu. Akan tetapi tubuhnya yang sekarang ringan membuatku sedih.

Pada hari terakhir, aku menggendongnya dengan kedua lenganku. Aku susah bergerak meski cuma selangkah ke depan. Putra kami telah pergi ke sekolah. Aku memeluknya erat sambil berkata, "Aku tidak pernah memperhatikan selama ini hidup pernikahan kita telah kehilangan keintiman satu dengan yang lain."

Aku mengendarai sendiri kendaraan ke kantorku, mampir ke tempat Jane. Melompat keluar dari mobilku tanpa mengunci pintunya. Begitu cepatnya karena aku takut jangan sampai ada sesuatu yang membuatku mengubah pikiranku. Aku naik ke lantai atas. Jane membuka pintu dan aku langsung berkata padanya. "Maaf Jane, aku tidak ingin menceraikan istriku."

Jane memandangku penuh tanda tanya bercampur keheranan dan kemudian menyentuh dahiku dengan jarinya. Aku mengelak dan berkata, "Maaf Jane, aku tidak akan bercerai. Hidup perkawinanku terasa membosankan karena dia dan aku tidak memaknai setiap momen kehidupan kami, bukan karena kami tidak saling mencintai satu sama lain. Sekarang aku menyadari sejak aku menggendongnya sebagai syaratnya itu, aku ingin terus menggendongnya sampai hari kematian kami."

Jane sangat kaget mendengar jawabanku. Dia menamparku dan kemudian membanting pintu dengan keras. Aku tidak menghiraukannya. Aku menuruni tangga dan mengendarai mobilku pergi menjauhinya. Aku singgah di sebuah toko bunga di sepanjang jalan itu, aku memesan bunga untuk istriku. Gadis penjual bunga bertanya apa yang harus kutulis di kartunya. Aku tersenyum dan menulis, "Aku akan menggendongmu setiap pagi sampai kematian menjemput."

Petang hari ketika aku tiba di rumah, dengan bunga di tanganku, sebuah senyum menghias wajahku. Aku berlari hanya untuk bertemu dengan istriku dan menyerahkan bunga itu sambil merangkulnya untuk memulai sesuatu yang baru dalam perkawinan kami. Tapi apa yang kutemukan? Istriku telah meninggal di atas tempat tidur yang telah kami tempati bersama 10 tahun pernikahan kami.

Aku baru tahu kalau istriku selama ini berjuang melawan kanker ganas yang telah menyerangnya berbulan-bulan tanpa pengetahuanku karena kesibukanku menjalin hubungan asmara dengan Jane. Istriku tahu bahwa dia akan meninggal dalam waktu yang relatif singkat. Meskipun begitu, dia ingin menyelamatkanku dari pandangan negatif yang mungkin lahir dari putra kami karena aku menginginkan perceraian, karena reaksi kebodohanku sebagai seorang suami dan ayah, untuk menceraikan wanita yang telah berkorban selama sepuluh tahun yang mempertahankan pernikahan kami dan demi putra kami.

Betapa berharganya sebuah pernikahan saat kita bisa melihat atau mengingat apa yang membuatnya berharga. Ingat ketika dulu perjuangan yang harus dilakukan, ingat tentang kejadian-kejadian yang telah terjadi di antara kalian, ingat juga tentang janji pernikahan yang telah dikatakan. Semuanya itu harusnya hanya berakhir saat maut memisahkan.

------------------

Sekecil apapun dari peristiwa atau hal dalam hidup sangat mempengaruhi hubungan kita. Itu bukan tergantung pada uang di bank, mobil atau kekayaan apapun namanya. Semuanya ini bisa menciptakan peluang untuk menggapai kebahagiaan tapi sangat pasti bahwa mereka tidak bisa memberikan kebahagiaan itu dari diri mereka sendiri. Suami-istrilah yang harus saling memberi demi kebahagiaan itu.

Karena itu, selalu dan selamanya jadilah teman bagi pasanganmu dan buatlah hal-hal yang kecil untuknya yang dapat membangun dan memperkuat hubungan dan keakraban di dalam hidup perkawinanmu. Milikilah sebuah perkawinan yang bahagia. Kamu pasti bisa..

Kamis, 26 Juli 2012

Marhaban yaa ramadhan

Ini malam ke 7 bulan ramadhan.. Ramadhan ke 6 buat hub gw bareng ibnu...

Awalnya tadi siang seorang teman bertanya "cha.. Td pak bos nanya apa sih arti marhaban ? " secara pak bos bukan seorang muslim jd dy bertanya pada salah seorang dari kami para staffnya yang muslim..
Mendengar pertanyaan itu.. Saya to the point aja " emang knp, icha jg gak tau " teman saya tampak maklum.. Mungkin malah dy berpikir bertanya pada orang yang salah..
Dalam hati " duh gw islam apaan sih udah 20 tahun lebih belajar agama msh aja gak tau yg begituan...klo emang tuhan beri petunjuk pasti tuhan akan beritahu itu dengan caraNya..."

Mungkin kalian jg ditanya marhaban artinya apa jg pasti bingung ato cuma gw yg bingung..kata yang sering disebut tapi tak tau maknanya ya.. Ibarat sering jalan bareng tapi gak tau hatinya punya siapa... (hha meleset)

Bulan ramadhan tahun ini sedikit berbeda.. Gw mandiri .. Mandiri banget.. Tahun lalu gw jg merantau tapi msh tinggal drumah sodara jd gak berasa kesepian.. Tapi tahun ini gw tinggal dirusun bumi lancang kuning.. Semuanya gw siapkan sendiri.. Mau makan sahur..mau brangkat kerja.. Mau masak buat buka.. Semua sendiri.. Bener2 memanage diri..tapi semua mesti dinikmati dan diambil hikmahnya.. Setidaknya ada beberapa menu makanan yg udah gw praktekin dan menjadi menu andalan mana tau jadi istri Orang...

Nah..pertanyaan diawal td bisa gw jawab setelah pulang traweh tadi..
Ntah mengapa ustad juga menjelaskan tentang arti marhaban ya ramadhan... " marhaban berarti terbuka dengan luas" jadi arti marhaban ya ramadhan "terbuka dengan luas pintu atau jalan untuk bulan suci ramadhan"
Sambutlah ramadhan yg penuh berkah ini karna belum tentu di bulan ramadhan berikutnya akan bertemu lagi....

Untuk menyambut bulan suci ini izinkan saya memohon maaf apa bila pernah berbuat salah dan menyakiti perasaan... Semua kesalahan sungguh tak diniatkan dan kesempurnaan diniatkan untuk Allah..Marhaban ya Ramadhan...



Rabu, 11 Juli 2012

From nothing to something

Assalammualaikum...Vacum yg begitu lama bikin rada2 grogi mau nulis apa.. Mungkin nulis tentang rasa yg udah kependam ini...blum ada yg tau gimana hal itu bisa terjadi...

Mulut boleh bicara, hati siapa yang tau sayang itu yg diucapkan myexbf (saat itu)...

Kejadian ini berawal saat "jenuh" menghampiri hubungan kami..rasa itu telah membunuh semua rasa buat dy, rasa yang dulu dipupuk disiram dirawat (bungaa kaliii).. Gw yg dulunya gak pernah memikirkan pria selain dy..tapi hal itu terjadi...

Yah perkenalan dengan pria baru ini diawali dengan niat mencari pasangan hidup yg serius...niat yg sama belum tentu jalannya lurus dan mulus...

Pertemuan yang disetting sedemikian rupa menyulap mata hati dan telinga gw...sehingga berniat meninggalkan, mencampakkan, dan melupakan cinta lama gw...

Manis memang 3 hari itu... Kenangan tak terlupakan... Bisa bersama kalian...

Dan untuk terakhir kalinya.....

Pria ini menyulap seluruh hidup gw...banyak halhal baru yg gw tau, rasakan, pikirkan, dan lakukan...dan saat itulah pertama kalinya gw bertingkah bukan sebagai diri gw sendiri..

Yang paling berbahagia saat itu mama, mama memang sudah tak sabar punya menantu.. Krna itu juga pilihan ini gw ambil.. Gw merasa efeknya positif bagi keluarga, temen, kerjaan, dan gw sendiri..

Ternyata pria ini tak hanya menyihir gw.. Dy juga menyihir seluruh orangorang yg gw sayang..sehingga gw benarbenar lupa dengan isi hati gw...

Dulu ini gak pernah terjadi...(itu yg sangat gw sayangkan dari hubungan gw)

Hubungan baru ini menimbulkan banyak pro kontra...termasuk kontra dari pihak teman dan keluarga "myex"....cacian terlontar di jejaring sosial....hal itu bukannya membuat gw sadar malah membuat gw makin berpikir ini pilihan yang benar...

Kehidupan baru pun dimulai...
Dan gw makin jauh dari jati diri gw..awalnya ditelfon tiap detik itu begitu menyenangkan, karna myX tak pernah melakukannya... Merasa sangat di perhatikan...merasa beruntung bisa memilikinya yg begitu menyayangi gw..dan merasa penghianatan yg slama ini dilakukan myX terbalaskan...

Namun lama kelamaan itu membuat rasa bosan dan bengah tumbuh...pekerjaan pun dikantor byk yg dicomplain...disinu gw mulai ilfeel dan mulai berpikir GW SALAH...

Awalnya mama yg juga mendukung dan paling bersemangat dengan hubungan ini juga merasakan hal yang sama...ada yang tidak mama sukai dan tidak cocok hanya itu yg terucap by phone dgn mama...mma menyarabkan untuk lebih rajin sholat dan meminta petunjuk sang Maha Bijaksana...

Gw gak ngerti maksud Tuhan apa dengan kejadian ini...

Kegiatan diperkuliahan semakin padat, pekerjaan dikantor juga semakin bejibun..Dan dy slalu menelvon..percekcokan dan masalah pun terjadi...semua hal sepele begitu berdampak sehingga gw males untuk dihubungi lagi...

Cukup lama gw berpikir dan puasa gak mikirin cinta plus cowok (bukan cowok plus plus ya)...

Masih gw ingat katakatanya saat itu, itu cukup menggambarkan siapa dirinya...mission failed*

Dia pria baik yang tidak cukup baik untuk gw yang tak sebaik yang dipirkirkan...Karna gw bukan orang jahat dan bukan orang baik...

Dalam hitungan hari gw bisa melupakannya dan membangun dinding pemisah...

Mama adalah tempat curahan hati gw..gw merasa akan menghancurkan hati dan harapan mama terhada hubungan kami... Gw merasa berdosa...itulah orang tua, apa yang tak terucap pun bisa terpikirkan olehnya... Ur my guardian angel mom.. I love u so much...

Hati yg kosong pun gw nikmati...tak memikirkan siapapun...tak dimiliki siapapun...tak terikat apapun...yang ada hanya mewujudkan mimpi menjadi wanita karir...

Malam2 gw pun hanya bersama suara mama, mama slalu support gw...dan dy sadar sikapnya salah slama ini...

Hari itu ujian cukup membuat rambut gw kriting..sepulang kuliah mma menelfon dan ia berkata ia telah mendatangi keluarga besar myX... WOW..!!!!! Gw gak tau harus berkata apa... Yg gw tau mama tak begitu menyukainya, mama tak merestui kami, keluarganya pun sudah tak peduli dgn gw lagi dan dy pun sudah punya gebetan baru....

Kegalauan pun gw rasakan...perasaan ini belum ada di kamus bahasa indonesia..

Saat itu yg terpikir adalah meminta maaf...

Satu dari banyak sahabat kami slalu berusaha menyatukan kami...tapi hati yg sama2 udah terluka dalam sulit disatukan lagi...mreka berdua menjadi tali penghubung hati kami.. Sampai pada akhirnya satu message FB membuat tameng pertahanan hati gw hancur....video itu dipersembahkan buat gw...dan untuk pertama kali gw ngeliat dy lagi...ternyata gw udah terlalu melukainya :(

Kabar kepulangannya pun sampai ketelinga gw..satu yg terlintas gw harus ketemu, menjelaskan dan meminta maaf...

Dan pertemuan itu mengubah kembali hidup gw......

Maaf telah melukai banyak pihak ...